Operasi Pembagian Pada Polinomial

Pembagian polinom pada prinsipnya bersesuaian dengan pembagian pada bilangan. Sebagai contoh akan kita lakukan pembagian 623 dengan 3 sebagai berikut:

Pembagian dengan cara diatas dinamakan metoda bersusun. Untuk pembagian polinom, prosesnya memenuhi juga aturan bersusun diatas.

Sebagai contoh akan dilakukan pembagian bentuk polinom (2x3 – 5x2 + 4x + 3) dengan (x – 3) sebagai berikut:

Dalam hal ini :
x – 3 dinamakan pembagi
2x3 – 5x2 + 4x + 3 dinamakan yang dibagi
2x2 + x + 7 dinamakan hasil bagi
24 dinamakan sisa pembagian
Sehingga berlaku : 2x3 – 5x2 + 4x + 3 = (x – 3)( 2x2 + x + 7) + 24

Sehingga secara umum sifat dari pembagian polinom memenuhi aturan:

Yang dibagi = pembagi x hasil bagi + sisa

Selain dengan metoda bersusun, pembagian polinom dapat juga dilakukan dengan skema Horner. Sebagai contoh akan dilakukan kembali pembagian bentuk polinom (2x3 – 5x2 + 4x + 3) dengan (x – 3) menggunakan metoda Horner sebagai berikut:

Sehingga didapatkan Hasil Bagi = 2x2 + 1x + 7 dan sisa = 24
Selanjutnya, penggunaan metoda Horner ini mengharuskan pembagi dikelompok- kan sebagai berikut:

a. Pembagian polinom dengan (x – k)
Jika polinom F(x) dibagi (x – k) akan memperoleh hasil bagi H(x) dan sisa s maka dalam hal ini berlaku sifat :
F(x) = (x – k)H(x) + s
Untuk x = k memenuhi
F(k) = (k – k)H(k) + s
F(k) = (0) + s
F(k) = s
Jadi Menurut Teorema Horner : Hasil bagi = H(x)
Sisa pembagian = F(k)

b. Pembagian polinom dengan (ax – b)


c. Pembagian polinom dengan (x – x1)(x – x2)
Jika polinom F(x) dibagi dengan (x – x1)(x – x2) akan menghasilkan hasil bagi dan sisa pembagian dengan dua kali tahapan Horner (Horner tingkat dua). Pada tingkat pertama F(x) dibagi dengan (x – x1) menghasilkan hasil bagi H1(x) dan sisa s1. Kemudian pada tingkat kedua hasil bagi H1(x) dibagi lagi dengan (x – x2) menghasilkan hasil bagi H2(x) dan sisa s2. Prosesnya adalah sebagai berikut :
F(x) = (x – x1)H1(x) + s1
F(x) = (x – x1) [(x – x2) H2(x) + s2 ] + s1
F(x) = (x – x1)(x – x2) H2(x) + (x – x1)s2 + s1
Bentuk terakhir ini menunjukkan polinom F(x) dibagi dengan (x – x1)(x – x2) akan menghasilkan : Hasil bagi = H2(x)
Sisa pembagian = (x – x1)s2 + s1

d. Pembagian polinom dengan ax2 + bx + c = a(x – x1)(x – x2)
Merunut dari bentuk c di atas maka hasil bagi dan sisa dari pembagian polinom F(x) dengan ax2 + bx + c = a(x – x1)(x – x2) didapat dari proses berikut:


Untuk lebih jelasnya akan diuraikan pada contoh soal berikut ini :
01. Tentukanlah hasil bagi dan sisa dari pembagian (x3 – 3x2 – 5x – 3) : (x – 2) dengan metoda :
(a) Pembagian Bersusun
(b) Skema Horner
Jawab
(a) Dengan pembagian bersusun

Jadi : Hasil bagi = x2 – x – 7
Sisa = –17

(b) Dengan skema Horner
Hasil Bagi = 1x2 – 1x – 7 = x2 – x – 7
Sisa = –17

02. Tentukanlah hasil bagi dan sisa dari (4x4 + 3x2 – 2x + 5) : (2x – 1) dengan metoda :
(a) Pembagian Bersusun
(b) Skema Horner
Jawab
(a) Dengan pembagian bersusun


(b) Dengan skema Horner


03. Tentukanlah hasil bagi dan sisa dari (x3 – 2x2 – 6x + 8) : (x2 – 9) dengan metoda
(a) Pembagian Bersusun
(b) Skema Horner
Jawab
(a) Dengan pembagian bersusun
Jadi : Hasil bagi = x – 2
Sisa = 3x – 10

(b) Dengan skema Horner
Pembagi : x2 – 9 = (x – 3)(x + 3)
                 x1 = 3 dan x2 = –3
sehingga

Hasil Bagi = x – 2
Sisa = (x – x1)s2 + s1
= (x – 3)3 + (–1)
= 3x – 9 – 1
= 3x – 10

04. Tentukanlah hasil bagi dan sisa dari pembagian (2x4 + 3x3 – 12x2 – 13x + 5) : (2x2 + 3x – 2) dengan metoda Skema Horner
Jawab


05. Tentukan hasil bagi dan sisa pembagian (4x4 + 8x3 – 5x2 + 2x – 1) : (4x2 – 1) dengan metoda Skema Horner
Jawab


06. Tentukanlah hasil bagi dan sisa dari (3x3 – 8x2 + 15x – 6) : (x2 – 2x + 5) dengan metoda pembagian Bersusun
Jawab

Komentar

Postingan populer dari blog ini

FARADILLA HAFIZHAH JUARA FAVORIT TINGKAT NASIONAL CABANG LOMBA MICROTEACHING PADA AJANG WALISONGO SCIENCE COMPETITION 2021

17 MAHASISWA JURUSAN TADRIS MATEMATIKA MENGIKUTI WISUDA EMAS IAIN BATUSANGKAR KE-50

Contoh Soal Latihan SIfat-Sifat Fungsi